Cegah Sebaran Corona, Stasiun dan KA Rutin Disemprot Disinfektan
Info Penting

Cegah Sebaran Corona, Stasiun dan KA Rutin Disemprot Disinfektan

Sebagai upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan pada area stasiun dan sarana kereta secara rutin.

Setiap selesai beroperasi dan tiba di stasiun akhir, Kereta Api akan menuju area stabling untuk pencucian. Khusus Daop 8, stabling pencucian kereta jarak jauh serta kereta lokal dilakukan di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Surabaya Kota / Semut dan Stasiun Malang.

Tahapannya terbagi menjadi dua, yaitu bagian interior dan eksterior meliputi sweeping dasting atau menyapu lantai dan menyeka debu-debu yang ada di bagian interior, kemudian plafon atau membersihkan bagian langit-langit kereta, dilanjutkan pada bagian bordes dan toilet.

Setelah itu dilakukan penyemprotan disinfektan untuk mematikan kuman-kuman jika masih ada yang menempel pada sisi interior. Sedangkan pekerjaan bagian eksterior tahapannya adalah pengisian air, wall cleaning atau pencucian bagian luar kereta api, swizzy glass (bagian kaca) dan finishing.

“PT KAI Daop 8 Surabaya terus konsisten melakukan upaya pencegahan menyebarnya virus Corona di area stasiun dan di atas kereta, salah satunya melalui pencucian kereta api dan penyemprotan disinfektan yang rutin dilakukan, dengan memakan waktu sekitar 3,5 jam di setiap rangkaiannya. Kemudian di saat melakukan pencucian dan penyemprotan disinfektan pada kereta, setiap petugas wajib menggunakan perlengkapan dinas sesuai SOP,” jelas Suprapto, Manager Humas Daop 8 Surabaya, di Surabaya Rabu (18/3).

Sementara untuk area stasiun, kegiatan pembersihan dan penyemprotan dilakukan disemua ruangan, mulai dari ruangan tunggu penumpang, loket, toilet sampai mushala.

Berikut upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid -19).

1. Pemasangan spanduk dan banner di stasiun, seputar himbauan tata cara penanganan pencegahan penyebaran COVID-19.

2. Sosialisasi di kalangan internal KAI seputar tata cara penanganan pencegahan penyebaran virus.

3. Sosialisasi kepada eksterenal KAI tata cara penanganan pencegahan penyebaran Virus Corona, dengan berbagai kegiatan persuasif dan interaktif seperti pembagian brosur dan masker dengan manusia robot di ruang tunggu penumpang, kegiatan mengoperasikan kereta khusus kesehatan (Rail Clinic) dalam kegiatan sosialisasinya, dan pemutaran video tentang Virus Corona di stasiun dan kereta.

4. Publikasi melalui Media massa mainstream dan Medsos seputar tata cara penanganan pencegahan penyebaran Virus Corona.

5. Menyediakan Hand sanitizer di pintu masuk penumpang (boarding), tempat strategis stasiun lainnya dan area kantor PT KAI Daop 8 Surabaya.

6. Penambahan wastafel di stasiun dan tempat istirahat crew KA.

7. Penyediaan alat pendekteksi suhu badan berupa gun scanner di pintu masuk penumpang (boarding).

8. Melakukan pencucian dan pembersihan dengan menggunakan desinfektan di kereta, stasiun dan ruang kantor.

9. Menyiapkan posko kesehatan yang beroperasi 24 jam di 4 titik stasiun pemberangkatan awal KA di wilayah Daop 8 Surabaya seperti Stasiun Gubeng, Stasiun Semut, Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Malang.

10. Memberlakukan aturan pelarangan naik bagi penumpang KA yang terdeteksi suhu badan 38 derajat atau lebih. Dimana pihak PT KAI akan mengembalikan bea tiket diluar bea pesan, termasuk bagi pengantarnya.

11. Membentuk Tim Satgas dan SOP protokoler Penanganan pencegahan penyebaran Virus Corona di Management PT KAI Daop 8 Surabaya dan Kantor Pusat PT KAI.



Post Comment