Hadapi Krisis Air Bersih, Warga Gotong Royong Suplai Air
Berita

Hadapi Krisis Air Bersih, Warga Gotong Royong Suplai Air

Buntut perbaikan pipa PDAM Surya Sembada di Perumahan Purimas, Gunung Anyar, Surabaya, seluruh warga RT 5 RW 4 Wisma Penjaringan Sari mengalami krisis air. Meski pihak PDAM sudah menyatakan jika perbaikan rampung, Minggu (8/3) dini hari, aliran air ke rumah warga belum normal.

Mengantisipasi krisis ini, Pringgo Anggono, Ketua RT 5 bersama sejumlah pengurus berinisiatif membeli air dari Prigen. Sebelumnya mereka sudah menghubungi pihak PDAM Surya Sembada untuk mendapat suplai air bersih seperti yang dijanjikan, tapi nihil.

“Awalnya kami nunut tanki air pesanan Pak Hendra. Satu tanki bisa beberapa rumah, jadi kami pesan satu truck tanki lagi,” jelas Pringgo.

Truck pertama dari Prigen datang Sabtu (7/3/2020) pukul 22.00 WIB. Karena keterbatasan volume, jumlah pengguna air yang dapat jatah terbatas. Bahkan saat truck ke dua datang Minggu (8/3/2020) pukul 02.59, tak semua warga kebagian air.

“Agar yang dapat jatah banyak, air yang kami bagikan juga terbatas. Hanya setengah tandon milik warga. Ukuran tandon memang beragam, tapi kami coba atur sedemikian rupa agar bisa rata,” jelas Pringgo.

Hendro D. Laksono, pengurus RT 5, mengaku sangat kecewa pada kualitas pelayanan PDAM. Harusnya, kata Hendro, pihak PDAM melihat dari dekta bagaimana warga datang mendekati trunk memohon-mohon supaya dapat suplai air.

“Ada tetangga di luar RT 5 datang minta air. Dan mereka sudah cukup senang walau dapat sedikit. Jujur saya tidak tahu, bagaimana logika berkomunikasi yang ditawarkan PDAM. Mereka menjanjikan ada suplai air gratis, tapi hasilnya nol besar,” kata dosen jurnalistik di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS ini).



Post Comment