Protokol Anti Covid-19 Makin Ketat di Pasar Nol Kilometer
Kabar Warga

Protokol Anti Covid-19 Makin Ketat di Pasar Nol Kilometer

Gelaran Pasar Nol Kilometer Wisma Penjaringan Sari (WPS) kali ke empat sedikit berbeda. Selain jadwal yang biasanya diadakan sore hari, kini diadakan pada Minggu (7/6/2020) pagi.

“Pasar Nol Kilometer satu sampai tiga diadakan pada sore hari. Setelah berhenti dua minggu, kini kembali digelar tapi pada pagi hari,” jelas Into Darmamurti, pengurus RT 5 RW IV WPS, mewakili tim Pasar Nol Kilometer.

Secara umum, lanjutnya, pelaksanaan kegiatan yang ditujukan untuk membangun ketahanan pangan warga ini menyiapkan stok yang sama. Seperti beras, minyak goreng, gula, dan telor.

“Jumlah stok kembali ditambah. Bedanya, kami coba terapkan protokol kesehatan anti Covid-19 yang jauh lebih ketat,” tegasnya. Protokol yang dimaksud, mulai dari penyedian hand sanitizer dan fasilitas cuci tangan, juga penerapan physical distancing dalam sistem antrean.

Bahkan untuk menghindari kerumunan, tim Pasar Nol Kilometer juga siap mengantar produk belanja ke rumah warga di lingkungan WPS dan sekitarnya.

Tidak berhenti di situ, petugas penjualan dan kasir juga wajib mengenakan masker, sarung tangan, bahkan face shield. Upaya ini dilakukan tentu untuk menjaga mata rantai penularan virus Covid-19.

“Kondisi WPS saat ini masih aman. Penerapan protokol kesehatan selama PSBB juga cukup baik. Tapi ada baiknya jika kita terus waspada, agar tidak ada warga yang diam-diam tertular,” jelas Into.



Post Comment