Waktu yang Tepat untuk Berjemur
Info Penting

Waktu yang Tepat untuk Berjemur

Pandemi menuntut kita lebih serius menjaga kesehatan. Selain mengkonsumsi vitamin untuk tubuh, perlu juga dilakukan sejumlah aktivitas, seperti olahraga dan berjemur. Kapan waktu yang tepat untuk berjemur?

World Health Organization (WHO) mengelompokkan indeks UV menjadi 1-10, di mana 1 merupakan kadar UV paling rendah (jam 09.00-10.00 pagi) dan 10 adalah kadar UV paling tinggi (di atas jam 10.00 pagi). Prinsipnya adalah saat indeks UV rendah, maka kadar UV pun rendah sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan manfaat berjemur di bawah sinar matahari yang optimal agar tubuh menghasilkan vitamin D. Jadi, bagi Anda yang ingin berjemur dalam waktu yang lama, sebaiknya lakukan pada jam 09.00-10.00 pagi. (sumber : sehatq.com)

Jika manfaat yang ingin diambil adalah untuk olahraga, maka memang sebaiknya dilakukan pada pagi hari pukul 09.00 WIB ke bawah, dan bisa dilakukan sekitar 30 hingga 60 menit. Adapun, sebaliknya jika manfaat yang ingin dicari adalah meningkatkan kadar vitamin D, untuk imunitas, kata Tan, berjemur saja sekitar 15 menit antara pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. (sumber : kompas.com)

Jika manfaat yang ingin didapatkan dari paparan sinar matahari langsung ke kulit tubuh adalah vitamin D, maka waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat sinar ultraviolet B adalah pukul 11.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Hal itu sesuai dengan sejumlah penelitian yang ada. (sumber : kontan.co.id)

Saat berjemur tidak boleh terlalu lama. Waktu berjemur bisa 10-15 menit di atas pukul 09.00. Namun, di atas pukul 11.00, lama waktu berjemur 3 menit. Semakin ke atas waktunya, sinar UVB mulai menurun. Bagian tubuh yang dianjurkan terkena paparan sinar matahari UVB meliputi tangan, lengan, wajah, punggung, dan kaki. (sumber : merdeka.com)

Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf. Oleh karena itu, Anda dianjurkan berjemur selama 15 menit saja pada waktu yang tepat, yaitu sebelum pukul 10.00 setidaknya dua hingga tiga kali seminggu. Sebaiknya hindari berjemur pada kisaran pukul 10.00-16.00 karena dapat mengakibatkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko timbulnya kanker kulit. (sumber : alodokter.com)

Dokter Siti Setiati menyebut, waktu terbaik mendapatkan sinar matahari bukan lah pukul 09.00 WIB. Karena belum memiliki ultraviolet B, yang dibutuhkan untuk mengubah vitamin D3 menjadi vitamin D aktif. Menurut Siti, sinar ultraviolet B baru muncul saat waktu menunjukkan lebih dari pukul 09.00 WIB. Temuan ini didapatkan Siti dari penelitian yang pernah dilakukannya berjudul Pengaruh Pajanan Sinar Matahari terhadap Konsentrasi Vitamin D (25(OH)D) dan Hormon Paratiroit pada Perempuan Usia Lanjut Indonesia. Di atas jam 09.00 perlu waktu sekitar 15 menit. Kalau pukul 11.00 sinar ultraviolet B sudah banyak jadi cukup lima menit saja. Semakin siang, semakin sebentar. Lakukan tiga kali seminggu saja. (cnnindonesia.com)

Masing-masing punya alasan. Sekarang, Anda yang memilih.



Post Comment